Monday, September 6, 2010

Sang Pemimpi

"Mimpi itu gratis.. Aku yang nggak punya apa-apa ini cuma bisa mimpi.. Tapi, mimpi itu harus tercapai. Aku harus usaha, kerja keras, sampai titik darah penghabisan. Kerja keras dengan ikhlas."
- Sugie, anak Lanskap IPB

Dan aku, langsung merasa malu, karena aku bahkan lupa bahwa menjadi seorang arsitek adalah bagian dari mimpiku.. Di tengah-tengah realita surutnya ide, kerjaan yang selalu dikritik dan terasa sia-sia, inspirasi yang lari entah ke mana, sungguh gampang melupakan mimpi kita sendiri. Sungguh gampang mengatakan, 'Ah sudahlah, semuanya sia-sia, aku nggak cukup baik untuk meraih mimpi ini..'

Untungnya, mimpi itu gratis. Dan kalau segitu gampangnya mimpi diraih, itu bukan mimpi namanya.
__



Apa yang kau takutkan

Dengan semua ini
Bukankah kesedihan
Sering kita alami
Keadaan ini
Buat kita terbiasa

Dengarkan ku bicara
Teruslah bermimpi
Walau kenyataannya jauh berbeda
Teruslah bermimpi
Jangan berhenti

Percayalah
Lelah ini hanya sebentar saja
Jangan menyerah
Walaupun tak mudah meraihnya

Menghentikan pikiran dengan mata terpejam
Menunggu malam bisa hapus kenyataan
Biar saja mimpi jauh membawa kita

Tetap tersenyumlah
Biar semakin mudah
Karena kesedihan pun
Ternyata hanya sementara
__



Mimpi teruslah bermimpi
Jangan pernah berhenti bermimpi
Mimpi bisa jadi nyata
Bila engkau berusaha
Untuk mewujudkannya

Mimpi teruslah bermimpi
Siapapun boleh saja bermimpi
Asal jangan engkau lupa
Dan selalu berusaha
Untuk mewujudkannya

Tak ada mimpi yang terlalu tinggi
Semua sangat mungkin 'tuk diraih
Panggillah aku seorang pemimpi
Panggillah aku ini sang pemimpi

Mimpi bisa jadi nyata
Bila engkau berusaha
Untuk mewujudkannya

Tak ada mimpi yang terlalu tinggi
Semua sangat mungkin 'tuk diraih
Panggillah aku seorang pemimpi
Panggillah aku ini..
Panggillah aku ini..
Panggillah aku ini..
Panggillah aku ini sang pemimpi

No comments: